SELAMAT DATANG DI JENDELA CAKRAWALA ILMU, MEMBUKA WAWASAN BERFIKIR TANPA MELUPAKAN SIAPA YANG MENCIPTAKAN KITAwaspbook



Senin, 31 Agustus 2009

contoh laporan ekspedisi

Laporan ini disusun oleh kelompok 1
- Ayu Sri Wahyuni
- Galih Ditama
- Hana Marina
- Rasyid Martela

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGRI 1 CIMAHI
Kata pengatar

panjatkan puji dan syukur kehadirat ALLAH SWT atas Rahmatnya dan karunianya yang di berikan setiap perjuangan dan usaha tiada berarti apa pun tanpa mendapat keridoanya. Hanya dengan rahmatnya kami dapat menyelesaikan tugas ekspedisi yang di berikan para pengurus kepada kami.makalah ini berisikan sebuah laporan ekspedisi yang belum pernah kami ketahui.
Ekspedisi merupakan mencari tahu apa yang belum kami ketahui dan di temui. Menurut bahasa ekspedisi yaitu pengiriman surat,perusahaan pengangkutan barang,perjalalan penyelidikan ilmiah ke suatu daerah yang kurang kita kenal,pengiriman tentara untuk memerangi(menyerang,menaklukan)musuh di suatu daerah yang letaknya jauh.sedangkan pengertian ekspedisi secara definisi ada banyak pendapat.diantaranya ekspedisi adalah petualangan yang dilakukan di daerah baru(bagi pelaksana) ada juga yang menyatakan ekspedisi adalah perjalanan jauh dan panjang ke suatu daerah yang belum pernah di datangi orang.
Belum adanya standarisasi ekspedisi sehingga menciptakan polemic yang berkepanjangan tentang makna,tujuan,dan devinisi ekspedisi.polemic inilah yang membuat masing-masing organisasi pecinta alam berhak untuk mendefinisikan ekspedisi itu sendiri dengan kemampuan organisasi masing-masing sehingga parameter maupun tolak ukur pun ditentukan melalui kesepakatan organisasi.
Dari berbagai pengertian di atas dapat di tarik kesimpulan bahwa ekspedisi ialah perjalanan jauh dan panjang sehingga memakan waktu cukup lama yang di lakukan seseorang untuk tujuan petualangan ataupun ilmiah.
Kepada teman-teman dan semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan laporan ini,kami ucapkan terima demi kesempurnaan laporan ini.serta semoga laporan ini bermanfaat bagi kita semoga kekurangan ataupun kelebihan dalam laporan ini dapat di maklumi karena kami masih dalam proses pembelajaran.kesempurnaan bukan milik kasih.terutama kepada para pengurus kami yang telah membimbing kami dari awal sampai selesainya laporan ini .kami menyadari bahwa laporan ini masih banyak sekali kesalahan dan kekurangan yang perlu diperbaiki.kami berharap kritik dan saran kita,melainkan milik ALLAH SWT.


Cimahi,19 mei 2009



PENYUSUN
Lembar Pengesahan


Menyetujui

Ketua Pelaksana Sekertaris




Asep Rakhmat Ghilman Mujahid
NRA.ST.180407.RMR NRA.ST.180907.RMR


Mengetahui

Ketua Osis Ketua STAMPARA




Heri Hamdani Fahmi Razaq
NIS.9910055473 NRA.ST.180707.RMR




Pembina Kesiswaan Pembina STAMPARA



Drs.Ramdhan Hidayat Drs. Yan Suryana
NIP. 131672143 NIP. 132 008 546


Kepala Sekolah



Drs. Asep Ridwan A.MSI
NIP. 19611201.196603.1.01
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Sejarah PA -STAMPARA
PA-STAMPARA (STM Pembangunan Penjelajah Rimba Raya) sudah berdiri selama 18 tahun sejak awal dirintis. Sebelum dirintis menjadi STAMPARA, pada tahun 1987 awalnya STAMPARA bernama GEMPALA (Gerombolan Pecinta Alam). Saat itu, organisasi ini hanya beranggotakan 15 orang. 6 orang adalah siswa STM, dan 9 orang lainnya adalah pihak luar. Salah satunya yaitu Drs.Yayat Sudrajat.
Meskipun GEMPALA belum diresmikan, tetapi organisasi ini sudah cukup tersorot di kalangan masyarakat. Semua itu disebabkan karena GEMPALA bisa menjalin kerja sama dengan organisasi PA lainnya, contohnya PA JAGAWANA dan PA UNPAD.
Pada tahun 1990, GEMPALA mengalami penambahan anggota menjadi 20 orang. Karena GEMPALA ingin menjadi suatu organisasi yang resmi, maka anggota GEMPALA pun mengusulkan kepada Bapak Oka selaku kepala sekolah STM Pembangunan pada waktu itu untuk meresmikan organisasi GEMPALA dan menjadikannya salah satu ekstrakulikuler di STM Pembangunan.
Karena pada waktu itu kegiatan GEMPALA sesuai dengan tujuan STM yaitu “Mencetak Tekhnisi Yang Handal”, maka kepala sekolah pun menyetujuinya. Tetapi kepala sekolah kurang menyetujui kata-kata “gerombolan” pada GEMPALA karena memberikan kesan negatif, maka nama GEMPALA pun dirubah menjadi STAMPARA. Dan pada tahun 1991 PA-STAMPARA pun telah sah diresmikan menjadi salah satu ekstrakulikuler di STM Pembangunan.
Meskipun GEMPALA mengalami perubahan nama menjadi PA-STAMPARA, tetapi PA-STAMPARA juga bisa tetap tersorot oleh masyarakat. Hal ini pun ditunjang oleh STM Pembangunan sendiri yang merupakan sekolah unggulan di Jawa Barat, maka ekstrakulikulernya pun akan ikut tersorot.
Divisi yang berada di PA-STAMPARA telah ada sejak GEMPALA didirikan. Divisi berguna sebagai spesialisasi kita dalam hal bertahan hidup di gunung. Diantaranya yaitu: mountaineering, climbing, survival, shelter, navigasi, P3K, dan penyebrangan.
1.2 Pengertian Ekspedisi
Ekspedisi adalah suatu kegiatan untuk mencari tahu apa yang belum kita ketahui atau temui baik itu berupa benda (barang real) maupun benda yang tidak real seperti ilmu pengetahuan. Selain itu, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, ekpedisi adalah suatu perjalanan penyelidikan ilmiah di suatu daerah yang kurang atau belum dikenal oleh kita. Oleh karena itu ekspedisi dilakukan untuk melihat, meneliti, atau menyelidiki suatu daerah yang sebelumnya kurang atau belum diketahui.

1.3 Latar Belakang
a. Melaksanakan pendidikan PA STAMPARA ke-3 “Ekspedisi”.
b.Untuk lebih mengenal daerah-daerah yang sebelumnya kurang diketahui oleh kami, baik wilayahnya ataupun kulturnya.

1.4 Tujuan
a. Dapat mencapai puntak gunung cikurai
b. Dapat pulang dengan selamat
c. untuk menambah wawasan sebagai proses pembelajaran
d. untuk menambah pengalaman







1.5 Teori Penunjang
1. Survival

Survival adalah salah satu cara bertahan hidup khususnya dialam bebas. Tujuanya untuk melindungi diri dari keadaan alam (panas dan dingin), mahkluk hidup (binatang buas dan binatang beracun), dan dairi sendiri (rasa takut dan mental turun).
Survival terbagi menjadi 6, yaitu:
a. Survival food
Survival food adalah cara bertahan hidup dengan menggunakan makanan. Pada umumnya manusia dapat bertahan hidup tanpa makanan maxsimal 1 atau 2 minggu.
b. Survival fire
survival fire adalah cara bertahan hidup dengan menggunakan api, fungsinya untuk penerangan, penghangatan tubuh, dan memsak.
c. Survival water
Survial water adalah cara bertahan hidup dengan menggunakan air. Seseorang dengan keadaan normal dan sehat dapat bertahan cukup lama sekitar 10-30 hari.
d. Shelter
Shelter adalah cara bertahan hidup dengan tempat perlindungan.
e. P3k
P3k adalah mencakup tindakan ceoat tepat atas dasar tindakan tertentu dengan metode yang baku dalam mengatasi keadaan sebelum korban dibawa ke rumah sakit.
f. Survival kit
Survival kit adalah kotak Survival yang didalamnya terdapat alat-alat yang dibutuhkan seorang Survival.



2. Navigasi
Navigasi adalah penentu posisi arah dan jalan baik di medan sebenarnya maupun dipeta. Fungsinya untuk memudahkan perjalan jauh yang belum dikenal dan penyelamatan korban kecelakaan di hutan atau di Gunung. Peralatan yang digunakan untuk Navigasi diantaranya:
a. Peta topografi
b. Kompas
c. Mistar protektor
d. Objek

3. Climbing
Climbing adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk menaiki papan Climbing atau menaiki tebing sebenarnya.

4. P3k
P3k adalah mencakup tindakan cepat tepat atas dasar tindakan tertentu dengan metode yang baku dalam mengatasi keadaan sebelum korban dibawa ke rumah sakit. Tujuannya yaitu:
a. Menghindari bahaya maut
b. Menghindari terjadinya pendarahan yang hebat
c. Meringankan penderita korban sebelum dibawa kerumah sakit
d. Mengurangi rasa sakit
e. menghindari bahaya cacat
5.Shelter

Shelter adalah cara bertahan hidup dengan tempat perlindungan. Contohnya Bivouac, Bivouac adalah tempat perlindungan dari alam, misalnya dari panas, hujan, dingin, dan serangan binatang buas. Bivouac terbagi menjadi 2 macam, yaitu:
a. Bivouac alam
b. Bivouac buatan
Bivouac alam adalah tempat perlindungan yang bahan-bahannya sudah tersedia dari alam. Bivouac alam terbagi menjadi 2, yaitu:
a. Bivouac yang terbuat manusia
b. Bivouac yang tersedia di dari alam. Contohnya: gua, cekungan tebing, dan
lubang akar pohon yang besar.
Bivouac buatan adalah tempat perlindungan yang bahan-bahannya sengaja dibawa dari rumah.








BAB II
PERENCANAAN
2.1 Tempat
. Gunung cikurai .
2.2 Waktu Pemberangkatan
Minggu tanggal 19 April 2009 - Selasa tanggal 21 April 2009

2.3 Biaya



BIAYA PERORANGAN
BIAYA TRANSPORTASI
BIAYA LOGISTIK
BIAYA TAK TERDUGA
JUMLAH
Rp . -
Rp. 50.000,-
Rp . 12.500,-
Rp .11.000
Rp . 75.000,-
BIAYA PERKELOMPOK
BIAYA TRANSPORTASI
BIAYA LOGISTIK
BIAYA TAK TERDUGA
JUMLAH
Rp. -
Rp. 200.0000,-
Rp. 62.500,-
Rp. 50.000,-
Rp. 3.12500




2.4 Peralatan

Peralatan yang digunakan untuk melakukan ekspedisi ini yaitu:
Peralatan Pribadi:
Pakaian
Pakaian cadangan
Carriel
Plastik sampah 2
Ponco
Golok
Alat makan
Tali rafia 2
Alat jahit
Alat shalat
Tali webbing
Cempor 2
Senter
Baterai 4
Korek gas 2
Sikat gigi
Tali pramuka
Alat tulis
Juz amma
Obat pribadi
Barang pribadi
Peralatan kelompok:
Alat masak
Minyak tanah 1 L
Minyak komando
Kotak P3K
Peta
Kompas
Mistar protector
Kompor parafin 2
Parafin 2
Kamera (HP)






Logistik pribadi:
Beras 4 glas
Air 5x 1,5 L
Mie 5
Roti
Energen 1
Hemaviton
Garam
Makanan ringan
Logistik kelompok:
Abon 1
Masako 3
Minyak goreng ¼
Mentega 1
Telor ¼

2.5 Susunan Kepanitiaan
Ketua : Galih Ditama
Leader : Rasyid Martaela
Guide : Asep Rahmat
Sekertaris : Ayu Sri Wahyuni
Bendahara : Ayu Sri Wahyuni
Sie. Acara : Galih Ditama
Sie. Dok : Hana Marina







BAB III
Pelaksanaan

3.1 Hari/Tanggal

Minggu tanggal 19 April 2009 sampai Selasa tanggal 21 April 2009.

3.2 Tempat

Gunung cikurai













3.3 Sarana Transportasi

a. Dari STM ke Stasion Cimahi menggunakan sarana transportasi angkutan umum.
b. Dari Stasion Cimahi ke Stasion cicalengka menggunakan sarana transportasi kereta api.
c. Dari Stasion Cicalengka ke Terminal Guntur menggunakan sarana transportasi Elef.
d. Dari Terminal Guntur menggunakan sarana transportasi angkutan kota.
e. Dari pedalaman desa Mekar Sari cukup dengan berjalan kaki.
f. Dari kaki jalan menggunakan sarana transportasi Angkutan kota.
g. Dari Terminal Guntur ke stasion Cicalengka menggunakan sarana transportasi Elef.
h. Dari stasion Cicalengka ke stasion Cimahi menggunakan sarana transportasi Kereta api










3.4 Biaya Transportasi


Biaya Transportasi
Rp 123.000-,
Pengeluaran biaya

Biaya Naik Angkutan kota Rp 6.000,00
Biaya naik kereta api Rp 7.500,00
Biaya naik Elef Rp 75.000,00
Naik angkutan kota Rp 20.000,00
Biaya taterduga Rp 50.000,00


3.5 Pengeluaran Biaya Logistik dan Peralatan

Peralatan Pribadi:

Pakaian : Rp 0,00
Pakaian cadangan : Rp 0,00
Carriel : Rp 0,00
Plastik sampah 2 : Rp 2.000,00
Ponco : Rp 0,00
Golok : Rp 0,00
Alat makan : Rp 0,00
Tali rafia 2 : Rp 1.000,00
Alat jahit : Rp 2.000,00
Alat shalat : Rp 0,00
Tali webbing : Rp 0,00
Cempor 2 : Rp 0,00
Senter : Rp 0,00
Baterai 4 : Rp 12.000,00
Korek gas 2 : Rp 2.000,00
Sikat gigi : Rp 0,00
Tali pramuka : Rp 0,00
Alat tulis : Rp 0,00
Juz amma : Rp 0,00
Obat pribadi : Rp 0,00
Peralatan kelompok:

Alat masak : Rp 0,00
Minyak tanah 1 L : Rp 8.000,00
Minyak komando : Rp 5.000,00
Kotak P3K : Rp 20.000,00
Peta : Rp 12.000,00
Kompas : Rp 0,00
Mistar protector : Rp 0,00
Kompor parafin 2 : Rp 0,00
Parafin 3 : Rp 15.000,00
Kamera (HP) : Rp 0,00

Logistik pribadi:

Beras 4 gls : Rp 5.000,00
Air 5x 1,5 L : Rp 3.000,00
Mie 3 : Rp 2.500,00
Kopi 2 : Rp 1.500,00
Roti 2 : Rp 2.000,00
Garam : Rp 1.000,00
Makanan ringan : Rp 0,00
Logistik kelompok:
Abon 2 : Rp 4.000,00
Masako 3 : Rp 1.000,00
Mentega 2 : Rp 5.000,00
Telor ¼ : Rp 4.000,00
Minyak kelapa : Rp 2.500,00
Hemapiton : Rp 8.000,00
Gas : Rp 20.000,00
Minyak tanah : Rp 12.000,00
Kentang : Rp 4.000,00
Wortol : Rp 2.500,00
Jumlah Harga diperkirakan:
Jumlah : Rp 62.500,00
Perorangan : Rp 12.500,00



3.6 lama Perjalanan
06.43-07.01 Menuju Stasiun Cimahi
08.09 – 09.50 Sampai di Stasiun Cicalengka
09.50 – 11.04 Menuju Terminal Guntur

11.04 – 11.37 Sampai di Cikoneng
14.00 – 16.26 Sampai di Pemancar
07.26 – 12.00 Naik Gunung
12.00 – 13.00 Sampai di Puncak
13.00 – 16.45 Turun
16. 17. 45 –00 Sampai di Pemancar
19.26 – 20.00 Lapor ke pak RT
09.00 – 10.00 Berangkat pulang
10.00 – 11.00 Mencari data-data ke kecamatan
10.00 – 11.00 Menuju Terminal Guntur
11.40 – 13.19 Menuju Stasiun Cicalengka

13.19 – 14.25 Menuju kereta
14.25 – 14.40 Menuju STM
14.40 – 15.15 Sampai di STM
( 3 hari 2 malam )




3.7 Lintasan Jalur Perjalanan

Dari stasiun cimahi menuju
Stasiun cicalengka
Menuju terminal guntur
Cikoneng
pemancar
















3.8 Kegiatan Ekspedisi:

no
waktu
kegiatan
kordinator
kegiatan
1
05.30-06.43
packing
hana
Packing ulang
2
06.43-07.01
Berangkat
Galih
Menuju stasiun cimahi
3
07.01 - 07.36
Sarapan
Galih
Menuju kereta
4
07.26 – 08.09
Menuju kereta
Galih
Menunggu keberangkatan kereta
5
08.09 – 09.50
Sampai cicalengka
Galih
Turun dari kereta
6
09.50 – 11.04
Naik elep
Rasyid
Menuju terminal Guntur
7
11.04 – 11.37
Naik angkot
Rasyid
Turun ke cikoneng
8
11.47 – 12.00
Shalat
Rasyid
Pergike masjid
9
12.00 – 12.50
Istirahat
Rasyid
Makan siang
10
12.50 – 14.00
Sosialisasi
Ayu
Mencari data – data
11
14.00 – 16.26
Naik ke pemancar
Rasyid
Melanjutkan perjalanan
12
16.26 – 18.30
Masak
Rasyid
Makan
13
18.30 – 19.10
Sholat
Galih
Sholat
14
19.10 – 22.04
Sharing
Ayu
Evaluasi masalah
15
05.30 – 05.45
Sholat
Galih
Sholat subuh
16
05.45 – 06.45
Masak
Ayu dan hana
Sarapan
17
06.45 – 07.26
Sarapan
Rasyid
Makan pagi
18
07.26 – 12.00
Naik gunung
Rasyid
Menuju puncak
19
12.00 – 13.00
Sampai di puncak
Rasyid
Istirahat
20
13.00 – 16.45
Turun
Rasyid
Turun gunung
21
16. 45 _17.00
Di pemancar
Galih
Mengambil cariel
22
17.00 – 19.26
Menuju kampung
Galih
Menuju rumah Pak RT
23
19.26 – 20.00
Lapor
Ayu dan hana
Laporan kepada Pak RT
24
20.00 – 21.00
Makan malam
Ayu dan hana
Makan malam
25
21.00 – 22.00
Evaluasi
Hana
Menganalisa data
26
22.00 – 05.30
Tidur
Galih
Istirahat
27
05.30 – 06.30
Beres- beres
Galih
Persiapan berangkat
28
06.30 – 09.00
Sarapan
Ayu
Masak dengan cara survival
29
09.00 – 10.00
Berangkat pulang
Rasyid
Berjalan menuju kecamatan
30
10.00 – 11.00
Mencari data – data
Hana
Mencari data - data
31
11.00 – 11.40
Naik angkot ke terminal Guntur
Rasyid
Menuju stasiun terminal Guntur
32
11.40 – 13.19
Naik elep ke stasiun cicalengka
Rasyid
Menuju stasiun cicalengka
33
13.19 – 14.25
Menuju kereta
Rasyid
Naik kereta
34
14.25 – 14.40
Naik angkot
Rasyid
Menuju STM
35
14.40 – 15.15
Sampai STM
Rasyid
Sampai STM dan Lapor










BAB IV
Hasil Ekspedisi

4.1 Tempat Ekspedisi
Gunung Cikurai
4.2 Letak Wilayah

Kota: . Garut

Kecamatan: cilawu

Secara Geografi
Luas Desa 295.50 ha
Batas Desa
Utara : Dayeh Manggung
Timur : Sirna Galih Tasikmalaya
Selatan : Suka Tani
Barat : Perkebunan DM

Ketinggian 2815 Dpl
4.3 Keadaan Wilayah


Luas: Luas 295.50 ha
Iklim: iklim tropis.

Cuaca: Cuaca disana sering berawan
.
Suhu:
Siang ± 20-22°
Malam ± 17-18°
kemiringan Rata-rata
70°

4.4 Flora dan Fauna
Flora
Jenis
jumlah
ketinggian
Bunga
Tidak diketahui
1580 dpl – 2815 mdpl
sayuran
Tidak diketahui
1580 dpl

fauna
jenis
jumlah
Ketinggian
ternak
1188 ekor
1580 mdpl
unggas
2438 ekor
1580 mdpl



4.5 Keadaan Lingkungan Sekitar

4.5.1 Nama Kampung: cikoneng

4.5.2 Letak: Timur sebelah STM..
..
4.5.3 Luas: 48 adk/Rt

4.5.4 Kepala Pemerintahan:
Camat : Bu lilis Neti
Lurah : Pak Alit Kusuma
4.5.5 Sosial
Keadaan penduduk
Jumlah kepala kelurga : 2088 kk
Rasio rata-rata/keluarga : 4 orang
Jumlah tingkat pendidikan
Belum sekolah : 781 orang
Buta huruf : 120 orang
Tamatan SD : 4943 orang
Tamatan SLTP : 670 orang
Tamatan SLTA : 670 orang
Tamatan akademi : 56 orang
Kondisi sosial ekonomi status rumah
Milik sediri : 1720 buah 80%
Ngontrak : 16 rumah 0,8%
Menumpang : 94 orang 4,8%
Ruang dinas : 7 buah 0,13%
Kepercayaan : mayoritas islam
4.5.6 Ekonomi, Mata Pencaharian, Pendapatan, Tingkat Kesejahteraan
kondisi ekonomi
pegawai negri = 33
ABRI = 14
Buruh swasta = 291
Petani = 651
Buruh tani = 765
Pertukangan = 53
Perdagang = 318
Wiraswasta = 183
Pensiunan = 69
Pengangguran =1200



tingkat penghasilan

dari 10 ribu = 817 kepala keluarga
10-20 = 417 kepala keluarga
20-30 = 313 kepala keluarga
30-40 = 203 kepala keluarga
40-keatas =117 kepala keluarga

masalah sosial

parkir miskin = 1.857
putus sekolah = 313
cacat = 15
lansia = 97
kenakalan remaja = -
pelayanan kesehatan
puskesmas = -
bidan = 2
mantri = 2
dokter = 1
jenis alat transportasi

mobil = 18 orang
sepeda motor = 72 orang
sepeda = 62 orang
lembaga ekonomi dan jasa

koperasi = 3 buah
toko warung = 145 buah
penjahit = 26 buah
bengkel = 4 buah
kes lingkungan (tempat pembuangan)

WC/kakus = 543 buah
Kolam = 992 buah
Sungai = 307 bauh

4.6 Materi yang Diaplikasikan
a. navigasi : di gunakan saat menentukan jalur perjalanan
b. survival : di gunakan saat memasak ( survival fire )
c. P3K : di gunakan saat anggota terluka



















BAB V
PENUTUPAN

5.1 Kesimpulan
1.kami dapat mengetahui tempat yang belum kami ketahui
2.kami dapat menambah wawasan seputar pendakian gunung
3.kami dapat menambah pengalaman dan ilmu baru.

4.Bia saling mengenal dengan sesama Pencinta Aam yang lain


5.2 SARAN
Saran kami kepada pendaki yang ingin mendaki Gunung Cikuray di harap kan membawa persediaan makanan yang lebih terutama Air mineral , di karenakan Gunung Cikuray kurang tersedia Air .
Serta kepada para pendaki di sarankan untuk memakai sepatu karna medan cikuray cukup licin .




















5.3Daftar pustaka
── 1981.kamus kecil,kesussastraan Indonesia,Bandung,Singgalan
www.wikipedia.com





























Lampiran










5.3.1Surat izin Orang Tua






















5.3.2jalur perjalanan






















5.3.3Bukti perjalanan atau transportasi









5.3.4Tiket Masuk












5.4.5 Dokumentasi












DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR i
LEMBAR PENGESAHAN ii
DAFTAR ISI iii

BAB I PENDAHULUAN 1
1.1 Sejarah PA-STAMPARA 1
1.2 Pengertian Ekspedisi 2
1.3 Latar Belakang Tujuan 2
1.4 Tujuan 2
1.5 Teori Penunjang 2

BAB II PERENCANAAN 3
2.1 Tempat 3
2.2 Waktu 3
2.3 Biaya 3
2.4 Peralatan 3
2.5 Susunan Kepanitiaan 3


BAB III PELAKSANAAN 5
3.1 Hari/Tanggal 5
3.2 Tempat 5
3.3 Sarana Transportasi 5
3.4 Biaya Transportasi 5
3.5 Pengeluaran Biaya 6
3.6 Lama Perjalanan 10
3.7 Lintasan Jalur Perjalanan 10
3.8 Kegiatan Ekspedisi 10


BAB IV HASIL EKSPEDISI 12
4.1Tempat Ekspedisi 12
4.2Letak Wilayah 12
4.2.1 Kota 12
4.2.2 Kecamatan 12
4.2.3 Secara Geografi 12
4.2.4 Ketinggian 12

4.3 Keadaan Wilayah 12
4.3.1 Luas 12
4.3.2 Iklim 12
4.3.3 Cuaca 12
4.3.4 Suhu 12
4.3.5 Kemiringan rata-rata 12
4.4 Flora Dan Fauna 12
4.5 Keadaan Lingkungan Sekitar 13
4.5.1 Nama Kampung 13
4.5.2 Letak 13
4.5.3 Luas 14
4.5.4 Kepala Pemerintahan 14
4.5.5 Sosial (Sekolah dan Kepercayaan) 14
4.5.6 Ekonomi (Mata Pencaharian, Pendapatan, dan Tingkat
Kesejahteraan) 14
4.6Materi yang Diaplikasikan 14

BAB V PENUTUP 15
5.1Kesimpulan 15
5.2Saran 15
5.3Daftar Pustaka 16
5.4Lampiran 17


Kata penutup
Alhamdulilah , puji syukur kita panjatkan atas kehadirat ALLAH SWT karna atas berkat dan Rahmat-Nya kami dapat menyelesaikan laporan ekspedisi ini.
Laporan ini di susun berdasarkan hasil ekspedisi yang kami lakukan .
Dengan tujuan untuk menyelesaikan tugas pendidikan yang ke-3 dari PA-STAMPARA,serta untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan yang baru .
Terima kasih atas partisipasinya kepada pihak-pihak yang telah membantu kami.Akhir kata kami ucapkan terima kasih dan mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan kata .

wassalam

3 komentar:

Anonim mengatakan...

mau nanya dunk dapet dari mana contoh laporan ekspedisinya? ?

tazmania mengatakan...

mwu nanya dunk dapet dari mana artikelnya?

Adhyatnika For Ever mengatakan...

dari team kreatif, kami...